Semarak Peringatan Hari Anak Nasional di SMP Kristen 1 Surakarta: Mengabdi Kasih, Wujudkan Generasi “Superkidz” Tanpa Bullying
Surakarta, 23 Juli 2026 – Suasana ceria dan penuh kehangatan mewarnai kompleks SMP Kristen 1 Surakarta (Krissa) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Mengusung tema utama “Superkidz: Bersinar dengan Kasih, Berani Bilang NO pada Bullying!”, seluruh warga sekolah diajak untuk memahami makna sejati menjadi anak hebat yang membawa dampak positif, berkarakter Kristus, serta menjadi terang dan pembawa damai di lingkungan sekitarnya (Matius 5:9,14).
Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan Renungan Pagi bersama yang menyejukkan hati, diikuti dengan aksi Fun Walk dan Senam Ceria yang menyuntikkan energi serta kebersamaan di antara para siswa dan guru.
Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah Piknik Literasi. Di area terbuka sekolah yang dihias secara estetis dengan menggelar alas kain dan keranjang piknik, para siswa menikmati jus segar dan kudapan sehat bersama kelompoknya sembari membaca buku-buku bacaan fiksi kesukaan mereka.
Keseruan sesi ini turut diungkapkan oleh salah satu siswa, Duta. “Kegiatan ini sangat menyenangkan terutama saat Piknik Literasi. Seneng banget karena bisa baca buku sambil santai dan ngemil,” ungkapnya penuh antusias.
Setelah Piknik Literasi, kegiatan dilanjutkan dengan Perjamuan Kasih untuk memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan antar sesama teman.
Semakin menginspirasi, para siswa diajak menyelami materi nilai-nilai luhur bersama narasumber melalui pemaparan “Tri Asanta”. Sesi ini menekankan pentingnya sikap saling menghormati, mengasihi, dan menolak segala bentuk perundungan (bullying) baik secara verbal, sosial, maupun di dunia maya.
Sesi narasumber ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa, salah satunya Vero. “Seru bangett, saat kegiatan bersama Narasumber. Bapaknya asik banget jadi ga ngantuk, juga materinya dapet. Jadi tambah paham arti diri kita diciptakan Tuhan berharga jadi ga boleh saling bully,” tutur Vero.
Sebagai ajang refleksi pribadi, kegiatan dilanjutkan dengan aksi simbolis pembuatan Pohon Harapan dan penulisan “Surat untuk Diriku di Masa Depan” menggunakan kertas origami warna-warni. Melalui media ini, setiap siswa menumpahkan cita-cita, harapan, dan janji diri untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang berani, penuh empati, dan pantang menyerah.
Rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ini ditutup dengan sesi Pembinaan Wali Kelas di ruang kelas masing-masing. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, para wali kelas memandu refleksi akhir, membangun komitmen kelas yang ramah dan inklusif, serta menutup seluruh rangkaian acara dengan doa bersama.
Melalui kegiatan Hari Anak Nasional ini, SMP Kristen 1 Surakarta menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara akademis, tetapi juga membentuk karakter anak-anak yang tangguh, penuh kasih, dan senantiasa mencerminkan teladan Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Salam Krissa: Bersinar dengan Kasih, Berani Bilang NO pada Bullying!
}